Drs. H. IRGAN CHAIRUL MAHFIZ
Drs. H. IRGAN CHAIRUL MAHFIZ

PPP

Highlight

Irgan Chairul Mahfiz adalah anggota DPR RI dari Partai Peratuan pembangunan (PPP). Anggota dewan dari dapil Banten III ini saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi IX.

Pada 14 Agustus 2018, Irgan diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan suap dana perimbangan keuangan daerah pada RAPBN-P TA 2018. Terkait kasus tersebut, ia juga dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan terdakwa Yaya Purnomo pada 3 Desember 2018. Irgan disebut oleh saksi Agusman Sinaga menerima uang Rp 100 juta.

Sebelumnya, yaitu pada 2017, Irgan pernah diperiksa KPK sebagai saksi tersangka Charles Jones Mesang terkait kasus korupsi di Direktorat Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Irgan juga pernah menjadi saksi dalam kasus korupsi pengelolaan dana haji pada tahun 2014. Irgan dan istrinya disebut ikut rombongan haji Menteri Agama Suryadharma Ali yang menyelewengkan kuota haji tahun 2012.

Isu Terkait

Saat ini tidak ada data isu terkait Drs. H. IRGAN CHAIRUL MAHFIZ atau data dalam proses input.


PROFIL LENGKAP

Nama Lengkap
Drs. H. IRGAN CHAIRUL MAHFIZ
Tempat & Tanggal Lahir
Sumatera Utara, 23 September 1963
Agama
Islam
Partai
PPP
Daerah Pemilihan
Banten III
Riwayat Pendidikan
Pasca Sarjana Ilmu Komunikasi Universitas Jayabaya (2011)
Pekerjaan Politik
(1) Anggota MPR RI (1998).
(2) Anggota DPR/MPR RI (2014).
(3) Anggota DPR RI (1999).
Pekerjaan Non Politik
(1) Staf Khusus Menteri Sosial RI (2007).
(2) Staf Ahli Menteri Pangan dan Holtikultura RI (1998).

HIGHLIGHT

Irgan Chairul Mahfiz adalah anggota DPR RI dari Partai Peratuan pembangunan (PPP). Anggota dewan dari dapil Banten III ini saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi IX.

Pada 14 Agustus 2018, Irgan diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan suap dana perimbangan keuangan daerah pada RAPBN-P TA 2018. Terkait kasus tersebut, ia juga dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan terdakwa Yaya Purnomo pada 3 Desember 2018. Irgan disebut oleh saksi Agusman Sinaga menerima uang Rp 100 juta.

Sebelumnya, yaitu pada 2017, Irgan pernah diperiksa KPK sebagai saksi tersangka Charles Jones Mesang terkait kasus korupsi di Direktorat Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Irgan juga pernah menjadi saksi dalam kasus korupsi pengelolaan dana haji pada tahun 2014. Irgan dan istrinya disebut ikut rombongan haji Menteri Agama Suryadharma Ali yang menyelewengkan kuota haji tahun 2012.

LHKPN
Catatan atas Kepatuhan : Dalam https://acch.kpk.go.id/pengumuman-lhkpn/, Irgan tercatat hanya satu kali melaporkan harta kekayaannya, yaitu pada 15 Juli 2010. Padahal, berdasarkan Peraturan KPK No. 7 tahun 2016 tentang Tata Cara Pendaftaran, Pengumuman dan Pemeriksaan LHKPN disebutkan bahwa LHKPN wajib disampaikan setiap satu tahun sekali dan disampaikan paling lambat tanggal 31 Maret secara online melalui elhkpn.kpk.go.id.
Catatan atas Kewajaran : Harta kekayaan Irgan dalam LHKPN tanggal pelaporan 15 Juli 2010 tercatat Rp 2.309.500.000,-. Terdiri dari harta tidak bergerak Rp 877.500.000 dan harta bergerak berupa alat transportasi Rp 1.432.000.000,-.


FILE/ DOKUMEN TERKAIT

Daftar Kerabat

Wardatun Naim Soenjono
Relasi: Istri
Informasi Lainnya: Wardatun Naim pernah diperiksa KPK sebagai saksi korupsi dana haji di Kementerian Agama. Wardatun dan Irgan Chairul Mahfiz disebut ikut dalam rombongan haji Menteri Agama Suryadharma Ali yang menyelewengkan kuota panitia haji pada 2012 lalu

Daftar Binis

Mohon maaf untuk saat ini daftar bisnis dari Drs. H. IRGAN CHAIRUL MAHFIZ belum tersedia atau dalam proses input.

Berita Terkait

Saat ini belum ada berita terkait dengan Drs. H. IRGAN CHAIRUL MAHFIZ


Rekam Jejak membuka informasi latar belakang dan kinerja anggota DPR. Rekam jejak tersebut khususnya mengenai politik, bisnis, irisan konfik kepentingan, dan sikap atau keterlibatannya pada isu korupsi serta pemberantasan korupsi.

Alamat

Jl. Kalibata Timur IV/D No. 6

(+62) 21 7901885 / 7994015

(+62) 21 7994005

rekamjejak@antikorupsi.org

Indonesia Corruption Watch

Kunjungi Sekarang